Edukasi Pencegahan Pergaulan Bebas dan Pernikahan Dini pada Remaja di Desa Gunung Menang Kabupaten Pali
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmm.v1i2.81Keywords:
edukasi, pernikahan dini, pergaulan, remajaAbstract
Pencegahan pergaulan bebas dan pernikahan dini menjadi masalah penting dalam pembinaan remaja di pedesaan Indonesia. Desa Gunung Menang menghadapi tantangan terkait pergaulan bebas dan pernikahan dini, yang berdampak pada perkembangan sosial dan psikologis remaja. Pengabdian ini bertujuan Untuk menilai pemahaman peserta sebelum dan sesudah kegiatan edukasi dilaksanakan tim pelaksana pengabdian masyarakat memberikan kuesioner tentang pengetahuan remaja terhadap pergaulan bebas dan pernikahan dini. Hasil Pengabdian pengetahuan siswa sebelum diberikan edukasi, sebanyak 5 orang (5%) memiliki tingkat pengetahuan tinggi, sebanyak 10 orang (33%) memiliki sedang dan rendah sebanyak 15 orang (50%). Setelah edukasi, tidak ada peserta yang memiliki tingkat pengetahuan rendah dan didapatkan peningkatan pada kategori tinggi yaitu sebanyak 13 orang (43%) dan kategori sedang 17 orang (57%). Peningkatan pengetahuan mengenai edukasi pernikahan dini dan pergaulan bebas memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk kesadaran diri remaja. Dengan memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang dampak negatif dari pernikahan dini dan pergaulan bebas, remaja dapat menyadari konsekuensi jangka panjang yang mungkin mereka hadapi, baik dalam hal kesehatan, pendidikan, maupun perkembangan emosional dan sosial.
References
Abdussami’anis. (2019). Citra diri perempuan yang menikah muda di Desa Gunung Menang kecamatan Penukal Kabupaten Pali Sumatra Selatan. Universitas Raden Fatah Palembang.
Anisa Ayu Indrawati, A. (2023). Pengaruh Edukasi E-bookletPernikahan Dini Terhadap Tingkat
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). (2024, Maret 12). Fenomena hubungan seksual di luar nikah meningkat di kalangan remaja. Detik. Diakses dari https://www.detik.com/jabar/berita/d-7479187/bkkbn-ungkap-tren-pernikahan-diniturun-tapi-angka-seks-remaja-meningkat.
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional. (2024). Pernikahan anak di Indonesia:
Badan Pusat Statistik (BPS). (2022). Statistik pernikahan dini di Indonesia. Jakarta: Badan Pusat Statistik.
Badan Pusat Statistik (BPS). (2024). Indikator Kesejahteraan Rakyat 2024. Diakses dari https://data.goodstats.id/statistic/hampir-50-perempuan-indonesia-menikah-di-usia19-24-tahun-3X1H7
Henny Yulianti. (2021, Desember). Pernikahan usia dini di PALI masih tinggi. Kabarpali.com. https://kabarpali.com/detailpost/pernikahan-dini-di-pali-masih-tinggi?utm_source https://www.kompas.id/baca/riset/2024/03/08/tingginya-angka-perkawinan-usiaanak-di-indonesia?utm_source
Ismail, M. (2022). Dampak pernikahan dini pada perempuan di Indonesia. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 19(1), 102-110.
Kabarpali.com. (2021). Pernikahan dini di PALI masih tinggi. Diakses dari
Lestari, A. (2023). Pendidikan seksualitas dalam mencegah pergaulan bebas di kalangan remaja. Jurnal Pendidikan Kesehatan, 15(2), 56-70.
Millenia, M. E., Ningsih, F., & Tambunan, L. N. (2022). Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap Tingkat Pengetahuan Remaja tentang Bahaya Pernikahan Dini: The Effect of Health Education on the Knowledge Level of Youth about the Dangers of Early Marriage. Jurnal Surya Medika (JSM),7(2),57-61
Patimah, S. (2024). Pengaruh Edukasi E-Booklet Pernikahan Dini Terhadap Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Remaja Putri Di Sma Negeri 2 Mendo Barat Tahun 2024. Jurnal Riset Kesehatan Terapan, 6(4).
Pengetahuan Remaja di Desa Pakis Kabupaten Magelang (Doctoral dissertation, Universitas Kusuma Husada Surakarta)
Santoso, J. (2023). Pergaulan bebas dan dampaknya terhadap kesehatan reproduksi remaja. Jurnal Kesehatan Remaja, 11(2), 100-113.
Siregar, S. A., Nisa, M., Umsepiat, A. D., & Gaol, S. L. (2023). Edukasi Kesehatan Mengenai Pergaulan Bebas Pada Siswa Kelas IX Di Smpn 5 Batanghari. Jurnal Pengabdian Kolaborasi Dan Inovasi IPTEKS, 1(6), 876–884. https://doi.org/10.59407/jpki2.v1i6.189
Solehah, S., & Fatah, A. (2022). Edukasi Kesehatan Reproduksi dengan Risiko Pernikahan Usia Dini. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(1), 15-22
Susilowati, E., Dewi, R. Y. L., & Maryam. (2024). Edukasi Pernikahan Dini Pada Remaja Di Desa Pandansari Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes. Compromise Journal: Community Proffesional Service Journal, 2(4), 24–29.
Tren dan tantangan. Kompas.id. Diakses dari









