Pengabdian Kepada Masyarakat : Sosialisasi Budaya Organisasi Tentang Kerjasama Organisasi Kesiswaan
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmm.v1i8.64Keywords:
Sosialisasi, Budaya Organisasi, Kerjasama, Organisasi KesiswaanAbstract
Budaya organisasi merupakan salah satu faktor kunci dalam menciptakan lingkungan yang inklusif dan harmonis. Dalam konteks organisasi kesiswaan, budaya organisasi yang baik sangat penting untuk mendorong kerjasama antara anggota dalam mencapai tujuan bersama. Sosialisasi budaya organisasi tentang kerjasama organisasi kesiswaan menjadi langkah penting untuk mengatasi tantangan yang ada pada sebuah organisasi dengan meningkatkan pemahaman tentang pentingnya membangun kerjasama yang solid serta memperkuat budaya organisasi. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di SMKN 7 Kota Serang dengan tujuan memberikan edukasi tentang budaya organisasi dan memperkuat kerjasama antar organisasi kesiswaan di SMKN 7 Kota Serang. Metode yang digunakan dalam sosialisasi meliputi penyampaian materi edukatif, sesi diskusi interaktif , dan game interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa budaya organisasi yang transparan, inklusif, dan berbasis nilai-nilai kepercayaan serta penghargaan dapat meningkatkan kerjasama antar anggota organisasi kesiswaan. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan strategi untuk memperkuat budaya organisasi yang positif dan mendukung kerjasama yang solid di kalangan organisasi kesiswaan.
References
Cameron, K. S., & Quinn, R. E. (2021). Diagnosing and changing organizational culture: Based on the competing values framework. John Wiley & Sons.
Daryanto. (2020). Manajemen organisasi kesiswaan di sekolah. Penerbit Gava Media.
Dwi, S. (2020). Sosialisasi budaya organisasi di sekolah menengah. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2), 89-102.
Hadi, S. (2018). Penerapan budaya organisasi dalam pengembangan karakter siswa di sekolah menengah. Jurnal Pendidikan, 6(1), 45-58.
Hartono, B., & Setiawan, A. (2021). Kerjasama dalam organisasi kesiswaan: Perspektif kepemimpinan dan komunikasi. Jurnal Pendidikan dan Pembinaan Karakter, 7(3), 45–60.
Kemendikbud. (2018). Panduan penguatan pendidikan karakter di sekolah.Retrieved from https://www.kemdikbud.go.id
Krisanandi,I. (2019). Persepsi Budaya Organisasi. Jakarta : Penerbit Mitra Wacana Media. Diakses dari: https://www.pendidikan.net/budaya-organisasi
Krisnandi h., Efendi s., Sugiono e. (2019) Pengantar Manajemen : Refika Aditama.
Muhamad Sigid Safarudin, S. Kom., M. M. (2024). Teori Organisasi Umum. Yogyakarta: Deepublish.
Rahmat, A. (2023). Peran OSIS dalam Membentuk Karakter Siswa. Edukasi Indonesia. https://www.edukasiindonesisa.co.id/peran-osis-dalam-membentuk-karakter-siswa.
Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2019). Organizational behavior (18th ed.). Pearson Education. Tautan:https://www.pearson.com/store/en-us/pearsonplus/p/organizational-behavior/P100000607187/9781292259917
Schein, E. H. (2010). Organizational Culture and Leadership (4th ed.). Jossey-Bass.
Stolp, S. (2020). Hubungan budaya sekolah terhadap motivasi dan prestasi siswa.
Sulistyorini, T. (2021). Kerjasama Organisasi Kesiswaan. Bandung : Penerbit Cahaya Ilmu.
Widodo, W. (2017). Penguatan budaya organisasi di sekolah menengah. Jurnal Pendidikan, 9(3), 234-245.









