Pemanfaatan Limbah Kotoran Hewan dan Ampas Kopi melalui Inovasi KOHEPI sebagai Kompos Organik di Desa Banjarsari, Kandangan, Temanggung
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmm.v3i2.384Keywords:
Kompos, Kotoran Hewan, Kopi, Pengelolaan Limbah, Pertanian BerkelanjutanAbstract
Limbah kulit kopi dan kotoran hewan di Desa Banjarsari, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Temanggung belum dimanfaatkan secara optimal dan berpotensi menimbulkan permasalahan lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat dalam memanfaatkan kedua jenis limbah tersebut menjadi kompos organik melalui inovasi KOHEPI. Kegiatan dilaksanakan pada 2 Agustus 2026 dengan sasaran perwakilan kelompok tani di Desa Banjarsari menggunakan metode penyuluhan, demonstrasi, dan praktik langsung. Peserta terlibat dalam proses pencampuran kulit kopi, kotoran kambing, serasah, dolomit, bioaktivator, molase, dan air hingga tahap penutupan bahan untuk proses pengomposan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta berpartisipasi dalam praktik pembuatan KOHEPI dan mengikuti tahapan pembuatan kompos menggunakan bahan yang tersedia di lingkungan sekitar. Kegiatan juga menghasilkan rencana penerapan minimal satu pembuatan KOHEPI pada setiap dusun sebagai bentuk tindak lanjut. Inovasi KOHEPI memberikan alternatif sederhana dalam mengurangi limbah organik sekaligus meningkatkan nilai gunanya untuk mendukung kegiatan pertanian masyarakat. Keberlanjutan program memerlukan pendampingan, monitoring, dan pengujian kualitas kompos agar penerapannya dapat dilakukan secara optimal dan berkelanjutan.
References
Anam, M. S., & Regar, A. F. C. (2022). Pengaruh penambahan kotoran kambing dan EM4 terhadap kualitas pupuk kompos limbah jerami padi dan pemanfaatannya terhadap pertumbuhan tanaman bayam (Amaranthus sp.). Berkala Ilmiah Pertanian, 5(2), 99–109. https://doi.org/10.19184/bip.v5i2.28977
BPS-Statistics Indonesia Temanggung Regency. (July 14, 2026). Production of Estate, 2025. Retrieved on August 13, 2026, from https://temanggungkab.bps.go.id/en/statistics-table/2/MjI1IzI=/produksi-perkebunan.html
Cangussu, L. B., Melo, J. C., Franca, A. S., & Oliveira, L. S. (2021). Chemical characterization of coffee husks, a by-product of Coffea arabica production. Foods, 10(12), 3125. https://doi.org/10.3390/foods10123125
Dani, R., Jamar, M., & Meisanti. (2026). Edukasi pemilahan sampah organik dan anorganik bagi pengunjung wisata Situ Gintung Tangerang Selatan. COMSEP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(2), 386–392. https://doi.org/10.54951/comsep.v7i2.1388
Halim, R. M. N., Mirza, A. H., & Rabbani, H. (2025). Pelatihan Desain Banner Sebagai Media Promosi Produk UMKM Desa Telang Sari. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 3(9), 4751–4755. https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i9.3374
Harianto, S. P., Tsani, M. K., Surnayanti, & Santoso, T. (2023). Analysis of the physical quality of coffee husk compost with the addition of EM4 bioactivator. Journal of Sylva Indonesiana, 6(2), 103–113. https://doi.org/10.32734/jsi.v6i02.9700
He, M., Jin, D., Chi, Y., Ma, X., Zhang, S., Zhou, R., Chu, S., Zhou, P., & Zhang, D. (2026). Carbon-stimulated bioaugmentation enhances thermogenesis, lignocellulose degradation, and humification in low-temperature cattle manure composting. Microorganisms, 14(5), 1077. https://doi.org/10.3390/microorganisms14051077
Hoseini, M., Cocco, S., Casucci, C., Cardelli, V., Ruello, M. L., Serrani, D., & Corti, G. (2025). Producing agri-food derived composts from coffee husk as primary feedstock at different temperature conditions. Journal of Environmental Management, 373, 123485. https://doi.org/10.1016/j.jenvman.2024.123485
Ji, Z., Zhang, L., Liu, Y., Li, X., & Li, Z. (2023). Evaluation of composting parameters, technologies and maturity indexes for aerobic manure composting: A meta-analysis. Science of the Total Environment, 886, 163929. https://doi.org/10.1016/j.scitotenv.2023.163929
Lalremruati, M., & Devi, A. S. (2023). Duration of composting and changes in temperature, pH and C/N ratio during composting: A review. Agricultural Reviews, 44(3), 350–356. https://doi.org/10.18805/ag.R-2197
Mustanir, A., Hamid, H., & Syarifuddin, R. N. (2019). Pemberdayaan kelompok masyarakat desa dalam perencanaan metode partisipatif. Moderat: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan, 5(3), 227–239. https://doi.org/10.25147/moderat.v5i3.2677
Nguyen, D. V., Duong, C. T. T., Vu, C. N. M., Nguyen, H. M., Pham, T. T., Tran-Thuy, T.-M., & Nguyen, L. Q. (2023). Data on chemical composition of coffee husks and lignin microparticles as their extracted product. Data in Brief, 51, 109781. https://doi.org/10.1016/j.dib.2023.109781
Pawelczyk, E., Mielinger, E., & Weinrich, R. (2026). Waste separation behavior: A field study on information interventions and underlying mechanisms. Journal of Environmental Management, 402, 129111. https://doi.org/10.1016/j.jenvman.2026.129111
Peixoto, J. A. B., Silva, J. F., Oliveira, M. B. P. P., & Alves, R. C. (2023). Sustainability issues along the coffee chain: From the field to the cup. Comprehensive Reviews in Food Science and Food Safety, 22(1), 287–332. https://doi.org/10.1111/1541-4337.13069
Putri, R. C., Karuniasa, M., & Wahyono, S. (2024). Behavioral intention of domestic organic waste segregation in urban communities (Case study: Sukmajaya and Cilodong Districts, Depok City). Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 14(1), 92–100. https://doi.org/10.29244/jpsl.14.1.92-100
Ramadhani, A. R., Kadarno, P., Pradanawati, S. A., Riyandwita, B. W., Barrinaya, M. A., Pranowo, W., & Nugroho, H. (2026). Empowering the community through household waste source separation education in Barengkok Village: A pretest–posttest evaluation. Jurnal Pengabdian UNDIKMA, 7(2), 513–523. https://doi.org/10.33394/jpu.v7i2.17517
Simanjuntak, P. B., Deadiningrum, V. P., Hadi, M. K., Faida, F., Agustina, J. D., Salsabila, R. N. A., Putra, B. Y. P., Khotimah, N. Q., Anggraeni, A. H., & Handayani, A. T. (2026). Sosialisasi dan pelatihan limbah kotoran kambing dengan penambahan kulit kopi kering sebagai pupuk organik. Jurnal Akademik Pengabdian Masyarakat, 4(3), 346–355. https://doi.org/10.61722/japm.v4i3.9916
Vebriyanti, E., Qarahma, B., & Novia, D. (2024). Effect of adding sawdust and husk ash on N, P, K and C-organic content in making goat manure compost. Agrivet: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian dan Peternakan, 12(2), 160–166. https://doi.org/10.31949/agrivet.v12i2.11139
Wijaya, I. M. W., Martiningsih, N. G. A. G. E., Jayantini, I. G. A. S. R., Putra, G. B. B., Wiratama, I. G. N. M., & Kenedy, F. V. (2025). Composting of coffee husk waste as circular economy practice in local coffee bean production. International Journal of Recycling of Organic Waste in Agriculture, 14(4). https://doi.org/10.57647/ijrowa-12rr-zv45
Wulandari, M., Novriyanti, T., Purwadhi, P., & Widjaja, Y. R. (2025). Implementasi strategi transformasi digital dalam meningkatkan kualitas pelayanan di rumah sakit: Studi kualitatif. Innovative: Journal Of Social Science Research, 5(1), 1415–1427. https://doi.org/10.31004/innovative.v5i1.17847
Yang, Z., Muhayodin, F., Larsen, O. C., Miao, H., Xue, B., & Rotter, V. S. (2021). A review of composting process models of organic solid waste with a focus on the fates of C, N, P, and K. Processes, 9(3), 473. https://doi.org/10.3390/pr9030473
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Iqbal Maulana, Anisa Rahma Fitriyani, Areta Widya Puri, Anas Sholihin, Aulia Zahira Shofa, Nindya Atisa Amarose, Nathalia Stevanny Lutfyandhita Putri, Erda Erilianti Putri, Aldi Naufal Adhan, Laksmi Widya Awalia, M Aris Pujiyanto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.









