Penyuluhan Kesehatan Tentang Pencegahan Perilaku Seksual Berisiko pada Siswa Siswi SMA Al Falah Cibinong
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmm.v3i2.353Keywords:
kesehatan reproduksi, pencegahan, perilaku seksual berisiko, penyuluhan, remajaAbstract
Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan siswa dan siswi SMA Al Falah Cibinong tentang pencegahan perilaku seksual berisiko, sehingga siswa dan siswi dapat menyadari bahwa penting untuk menjaga kesehatan reproduksi selama masa remaja. Perilaku seksual berisiko yang dilakukan, seperti berhubungan seksual dengan lebih dari satu pasangan, merupakan salah satu penyebab yang cukup tinggi terjadinya berbagai macam penyakit infeksi menular seksual yang dapat dialami seseorang, seperti penyakit AIDS dan kehamilan yang tidak diinginkan pada remaja, serta dampak sosial dalam masyarakat. Oleh karena itu, remaja perlu diberikan penyuluhan dan motivasi agar terhindar dari perilaku seksual berisiko serta dampak yang dapat dialaminya. Kegiatan penyuluhan tentang pencegahan perilaku seksual berisiko pada remaja dilaksanakan pada tanggal 11 September 2025 di SMA Al Falah Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Metode yang digunakan adalah penyuluhan melalui ceramah interaktif, diskusi, dan tanya jawab dengan peserta berjumlah 45 orang. Hasil yang diharapkan dari penyuluhan ini adalah siswa-siswi SMA Al Falah memiliki sikap dan perilaku yang benar dalam menjaga dan memelihara kesehatan reproduksi mereka sehingga dapat menghindari perilaku seksual berisiko.
References
Alang, H., Hastuti, H., Fitri, F., & Hamdani, I. M. (2021). Edukasi kesehatan reproduksi remaja dan bahaya sex bebas di Madrasah Aliyah As’adiyah Lapai, Kec. Ngapa, Kolaka Utara. Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, 1(3), 202–207. https://doi.org/10.25008/altifani.v1i3.147
Anindya, A., & Indawati, R. (2022). Studi meta analisis: Faktor risiko pengetahuan, sikap, dan pergaulan teman sebaya terhadap perilaku seksual remaja. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia, 2(1), 150–157. https://doi.org/10.36418/cerdika.v2i1.167
Ayu, S. M., et al. (2019). Predisposing, enabling and reinforcing factors of premarital sex behavior in school adolescents. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 15(1). https://doi.org/10.15294/kemas.v15i1.14226
Azinar, M. (2013). Perilaku seksual pranikah berisiko terhadap kehamilan tidak diinginkan. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(2), 153–160. https://doi.org/10.15294/kemas.v8i2.2639
Bayuseto, A., Yaasin, A., & Riyan, A. (2023). Upaya menanggulangi dampak negatif globalisasi terhadap generasi muda di Indonesia. Integritas Terbuka: Peace and Interfaith Studies, 2(1), 59–68. https://doi.org/10.59029/int.v2i1.10
Budiarti, et al. (2023). Influence of family monitoring and sexual communication in adolescent cybersex behavior. International Journal of Nursing and Health Services, 7(1). https://doi.org/10.29082/IJNMS/2023/Vol7/Iss1/428
Centers for Disease Control and Prevention. (2024). Sexual risk behaviors. https://www.cdc.gov/youth-behavior/risk-behaviors/sexual-risk-behaviors.html
Faktor yang memengaruhi perilaku seks pranikah pada remaja. (2022). Journal of Telenursing, 4(2), 488–494. https://doi.org/10.31539/joting.v4i2.3679
Fatimawati, I., Arini, D., Hastuti, P., Ernawati, D., Saidah, Q. I., Budiarti, A., & Faridah. (2023). Pendidikan seks sebagai pencegahan perilaku seksual beresiko pada remaja. Journal of Community Engagement in Health and Nursing, 1(1), 28–38. https://doi.org/10.30643/jcehn.v1i1.220
Hidayangsih, P. S. (2014). Perilaku berisiko dan permasalahan kesehatan reproduksi pada remaja. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 5(2), 89–101. https://doi.org/10.22435/kespro.v5i2.3886.89-101
Kabiru, et al. (2024). Risk and protective factors for the sexual and reproductive health of young adolescents. Journal of Adolescent Health. https://doi.org/10.1016/j.jadohealth.2024.03.007
Marlina, et al. (2023). Pengaruh karakteristik dan pola asuh orang tua dengan perilaku seksual remaja di SMA Negeri 7 Lhokseumawe. MAHESA: Malahayati Health Student Journal, 3(2). https://doi.org/10.33024/mahesa.v3i2.9701
Nadirahilah, N. (2017). Pengaruh keterpaparan media informasi mengenai kesehatan reproduksi terhadap perilaku seksual remaja. Jurnal Persada Husada Indonesia, 4(12), 1–5. https://doi.org/10.56014/jphi.v4i12.200
S., et al. (2018). Adolescent sexual behaviour at risk of unintended pregnancy and HIV/AIDS. Public Health Perspective Journal. https://journal.unnes.ac.id/nju/phpj/article/view/15077
Setiawati, N., Kartikasari, A., Anggraeni, M. D., Latifah, L., & Rahmawati, E. (2023). Perilaku seksual berisiko pada remaja di Kabupaten Banyumas. Journal of Bionursing, 5(1), 113–118. https://doi.org/10.20884/1.bion.2023.5.1.180
Sihite, P. J., Nugroho, D., & Dharmawan, Y. (2017). Pengaruh edukasi kesehatan reproduksi terhadap pengetahuan siswa tentang Triad KRR (seksualitas, HIV/AIDS, dan NAPZA) di SMK Swadaya Kota Semarang Tri Wulan II Tahun 2017. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 5(4), 237–246. https://doi.org/10.14710/jkm.v5i4.18355
Suriani, S., & Mulyaningsih, R. S. (2022). Determinan perilaku seks pra nikah pada remaja usia 15–20 tahun di Kelurahan Mekarsari tahun 2021. IAKMI Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 3(2), 99–112. https://doi.org/10.46366/ijkmi.3.2.99-112
World Health Organization. (2024). Adolescent health. https://www.who.int/health-topics/adolescent-health
Yati, D. (2024). Peer power: Strategi efektif edukasi kesehatan reproduksi remaja. CV. Mitra Edukasi Negeri.
Yusuf, A., & Hamdi, M. (2021). Efek interaksi penggunaan media sosial dan pengetahuan kesehatan reproduksi terhadap perilaku seksual berisiko remaja. https://doi.org/10.56873/jpkm.v6i3.3687
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nadirahilah Nadirahilah, Fany Anggraini, Lia Fitriyani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.









