Implementasi Gerakan Literasi dalam Meningkatkan Kemampuan Berbahasa dan Kreativitas Anak di TPQ Nurul Falah Desa Lando
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmm.v3i1.334Keywords:
gerakan literasi, keterampilan berbahasa, kreativitas anak, little tourism, TPQAbstract
Gerakan literasi merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan berbahasa dan kreativitas anak melalui kegiatan pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di TPQ Nurul Falah Desa Lando oleh mahasiswa KKN Kelompok 16 Universitas Hamzanwadi. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa anak yang meliputi keterampilan menyimak, berbicara, membaca, dan menulis serta mengembangkan kreativitas melalui kegiatan berbasis lingkungan. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan konsep fun learning melalui kegiatan Lingkar Literasi dan Little Tourism. Kegiatan Lingkar Literasi dilaksanakan melalui storytelling, membaca, menulis pesan moral, dan presentasi sederhana, sedangkan kegiatan Little Tourism dilakukan melalui pengenalan potensi wisata desa, field trip, dan junior guide. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengikuti program dengan antusias dan terlibat aktif dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan. Lingkar Literasi mampu membantu mengembangkan empat keterampilan berbahasa secara terpadu, sedangkan Little Tourism memberikan pengalaman belajar kontekstual yang mendukung kemampuan komunikasi, kreativitas, serta pemahaman anak terhadap lingkungan dan potensi lokal desa. Program Gerakan Literasi dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif dalam mendukung pengembangan kemampuan berbahasa dan kreativitas anak pada lembaga pendidikan nonformal.
References
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2017). Materi pendukung literasi budaya dan kewargaan. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2019). Gerakan literasi nasional. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Munandar, U. (2014). Pengembangan kreativitas anak berbakat. Rineka Cipta.
Pratama, A. R., & Lestari, S. (2025). Pembelajaran kontekstual berbasis lingkungan lokal untuk meningkatkan literasi ekologis dan kemampuan verbal anak. Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran, 12(1), 45–58. https://doi.org/10.25273/pe.v12i1.15230
Sinaga, J. R. S., dkk. (2025). Gerakan peduli literasi: Sinergi mahasiswa, duta baca, dan masyarakat untuk pendidikan anak di Desa Simanungkalit. Aspirasi, 3(4), 61–74. https://doi.org/10.61132/aspirasi.v3i4.2112
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Suryaningrat, M., Wardani, K., & Handayani, T. (2024). Inovasi metode fun learning dalam institusi pendidikan nonformal untuk optimalisasi keterampilan berbahasa anak. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI), 4(2), 215–224. https://doi.org/10.52436/1.jpmi.1822
Suyadi. (2015). Strategi pembelajaran pendidikan karakter. Remaja Rosdakarya.
Tarigan, H. G. (2008). Berbicara sebagai suatu keterampilan berbahasa. Angkasa.
Wahyuni, T. (2023). Pengembangan kreativitas verbal anak usia dini melalui integrasi keterampilan berbahasa reseptif dan produktif. Jurnal Ilmiah Potensia, 8(2), 189–201. https://doi.org/10.33369/jip.v8i2.2641
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nur Raesa Sibiyani , Ihtiyarini Ihtiyarini, Sakinatul Walidain, Hiyaratul Ilmi, Rion Ardika

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.









