Pemberdayaan Masyarakat melalui Edukasi Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Jakabaring
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmm.v3i1.333Keywords:
Aktivitas Fisik, Diabetes Melitus Tipe 2, Gaya Hidup, Pengabdian, PencegahanAbstract
Peningkatan jumlah penderita DM Tipe 2 terjadi secara signifikan seiring dengan perubahan pola hidup masyarakat, urbanisasi, dan bertambahnya usia harapan hidup. Sebagian besar berkaitan dengan faktor risiko yang dapat dimodifikasi seperti kurangnya aktivitas fisik, pola makan tidak sehat, dan perilaku merokok. Kondisi ini menunjukkan bahwa upaya pencegahan dan pengendalian DM Tipe 2 sangat memerlukan pendekatan promotif dan preventif. Pencegahan DM Tipe 2 melalui edukasi kesehatan, peningkatan aktivitas fisik, dan perubahan perilaku hidup sehat terbukti efektif dalam menurunkan risiko kejadian diabetes dan komplikasinya. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan kemampuan masyarakat dalam menerapkan perilaku hidup sehat, sehingga berkontribusi pada penurunan faktor risiko DM Tipe 2. Pelaksanaan kegiatan dimulai dari pemberian pre-test, penyampaian materi edukasi tentang pengertian Diabetes Melitus Tipe 2, faktor risiko, dampak, serta upaya pencegahan melalui metode ceramah dan diskusi interaktif. Pemberian post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta setelah kegiatan edukasi. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan adanya peningkatan edukasi 60% pada pre-test menjadi 100 % pada post-test. Peningkatan ini mengindikasi bahwa pemberian informasi edukasi dan penyuluhan mengenai pola hidup dan aktivitas fisik pada peserta bisa membentuk sikap pencegahan terhadap penyakit diabetes melitus tipe 2. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada skor pengetahuan pola hidup sehat peserta.
References
Hu, F. B., Manson, J. E., Stampfer, M. J., Colditz, G., Liu, S., Solomon, C. G., & Willett, W. C. (2001). Diet, lifestyle, and the risk of type 2 diabetes mellitus in women. New England Journal of Medicine, 345(11), 790–797. https://doi.org/10.1056/NEJMoa010492
World Health Organization. (2023). Global report on diabetes. Geneva: WHO.
Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: PT Rineka Cipta.
IDF. (2021). IDF Diabetes Atlas IDF Diabetes Atlas (Ke-11). In IDF (International Diabetes Federation). https://idf.org/about-diabetes/diabetes-facts-figures/
Glanz, K., Rimer, B. K., & Viswanath, K. (Eds.). (2015). Health Behavior: Theory, Research, and Practice (5th ed.). Jossey-Bass
Kemenkes. (2023). Laporan Tematik Survei Kesehatan Indonesia (SKI) Tahun 2023: Potret Indonesia Sehat. Kementerian Kesehatan RI.
PERKENI. (2021). Pedoman Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 Dewasa di Indonesia 2021: Vol. I (Cetakan pe). PB PERKENI. www.ginasthma.org.
Ucik Ernawati. (2025). Hubungan Pengetahuan Diet dengan Kadar Gula Darah Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Klinik Mutiara Delima. Jurnal Ilmiah Kedokteran Dan Kesehatan, 4(1), 292–304. https://doi.org/10.55606/klinik.v4i1.5164
WHO Team. (2016). WHO Guidelines on physical activity and sedentary behaviour. In Routledge Handbook of Youth Sport.
Yunitasari, T., Yuniarti, Y., & Mintarsih, S. N. (2019). Efektivitas Edukasi Empat Pilar Penatalaksanaan Diabetes Melitus Terhadap Pengetahuan, Sikap, Dan Perilaku Pasien Prolanis. Jurnal Riset Gizi, 7(2), 131–134. https://doi.org/10.31983/jrg.v7i2.5108
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Devi Marlina, Ririn Noviyanti Putri, Putri Amanda Irmawan, Eka Safitri Dayanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.









