Edukasi Ergonomi dan Peregangan untuk Pencegahan Gangguan Muskuloskeletal pada Pekerja
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmm.v2i11.294Keywords:
Ergonomi, Gangguan Muskuloskeletal, Peregangan, PekerjaAbstract
Gangguan muskuloskeletal (Musculoskeletal Disorders/MSDs) merupakan salah satu masalah kesehatan kerja yang sering dialami pekerja akibat aktivitas berulang, postur kerja yang tidak ergonomis, serta beban fisik yang tinggi, dengan keluhan umum pada leher, bahu, punggung, dan pergelangan tangan yang menimbulkan nyeri, kaku, dan ketidaknyamanan saat bekerja. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan upaya preventif melalui edukasi ergonomi dan latihan peregangan guna mengurangi risiko MSDs pada pekerja di Bukit Asea Interior Sidoarjo. Metode yang digunakan berupa pengabdian kepada masyarakat dengan pendekatan observasi, edukasi terkait postur kerja ergonomis, serta praktik langsung latihan peregangan. Evaluasi dilakukan menggunakan instrumen Nordic Body Map (NBM) untuk menilai keluhan muskuloskeletal dan Visual Analog Scale (VAS) untuk mengukur intensitas nyeri sebelum (pre-test) dan setelah (post-test) intervensi. Hasil pre-test menunjukkan sebagian pekerja mengalami keluhan pada area leher, bahu, dan punggung dengan tingkat nyeri ringan hingga sedang. Setelah intervensi, hasil post-test menunjukkan adanya penurunan keluhan muskuloskeletal berdasarkan skor NBM serta penurunan intensitas nyeri berdasarkan VAS. Edukasi ergonomi dan latihan peregangan terbukti memberikan dampak positif dalam meningkatkan pemahaman pekerja mengenai postur kerja yang benar serta membantu mengurangi ketegangan otot akibat aktivitas kerja. Dengan demikian, intervensi ini dapat menjadi strategi preventif yang efektif dan aplikatif dalam menurunkan risiko MSDs serta meningkatkan kesehatan dan kenyamanan kerja.
References
A’yun, A. Z. Q., & Yuliadawarti, N. M. (2022). Peran Fisioterapi Dalam Upaya Pemberian Edukasi Terkait Pencegahan Cervical Root Syndrome Pada Pekerja UMKM Keripik Tempe Bu Nurdjanah. SWARNA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1), 45–49. https://ejournal.iaifa.ac.id/index.php/JPMD/article/view/485
Alfajri, A., Marliana, A., Yolanda, M., Achrida, N., Wulandari, R., Magister, D., Olahraga, F., & Fisioterapi, K. (2016). Kesehatan Keselamatan Kerja (K3) Dilingkungan Kerja Fisioterapi. Universtitas Udayana.
Amarifin, S., Rahim, A. F., & Ertitri, F. (2025). Edukasi Postur Kerja Ergonomi dan Penerapan Latihan Peregangan di Industri Saos Sumber Rasa Pandanwangi, Malang. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 2(12), 5562–5568. https://doi.org/10.59837/jpmba.v2i12.2030
Amin Mayu, A. R., Rahmanto, S., & Nurdin, J. (2025). Survey Kesehatan Keselamatan Kerja (K3), Lingkungan Kerja, Produktivitas Kerja CV Jali Food Sukses Abadi. Media Physiotherapy Journal of Science, 2(1), 1–11. https://doi.org/10.64094/b1nav269
Aprilia, L., Solichin, S., & Puspitasari, S. T. (2021). Gambaran Keluhan Low Back Pain (LBP) pada Pekerja Menjahit dengan Pengukuran Visual Analog Scale (VAS). Sport Science and Health, 3(3), 117–124. https://doi.org/10.17977/um062v3i32021p117-124
Dewi, N. F. (2020). Identifikasi Risiko Ergonomi Dengan Metode Nordic Body Map Terhadap Perawat Poli RS X. Jurnal Sosial Humaniora Terapan, 2(2), 15.
Hasanah, M., & Winarko. (2019). Pengaruh Postur Kerja Terhadap Keluhan Muskuloskeletal. Gema Lingkungan Kesehatan, 17(1), 14–19. https://doi.org/10.36568/kesling.v17i1.1047
Jannah, M., & Suwarni, L. (2026). Analisis Determinan Ergonomi dan Karakteristik Individu terhadap Keluhan Musculoskeletal Disorders ( MSDs ) pada Tenaga Kerja Bongkar Muat Pelabuhan. SEHATRAKYAT (Jurnal Kesehatan Masyarakat), 5(1), 24–35. https://doi.org/10.54259/sehatrakyat.v5i1.5584
Omry Pangaribuan, Bungaran Tambun, Linda Mariaty Panjaitan, Piala Mutiara, & Joslen Sinaga. (2022). Peranan Ergonomi Di Tempat Kerja. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 2(1), 1–10. https://ejournal.politeknikmbp.ac.id/index.php/abdimaspkm/article/view/98/97
Pristianto, A., Syauqi, A. S., Rahmat, F., Wijianto, & Kusumandari, E. (2020). Edukasi Program Fisioterapi dan Posisi Ergonomis pada Penjahit di PT Boyazy Garmindo Perkasa Karanganyar. URECOL University Research Colloquium 2020, 1(1), 140–144. http://repository.urecol.org/index.php/proceeding/article/view/1054
Ramdan, I. M., & Azahra, A. (2020). Menurunkan Keluhan Gangguan Muskuloskeletal Pada Penenun Tradisional Sarung Samarinda Melalui Pelatihan Peregangan Otot di Tempat Kerja (Reducing Complaints of Musculoskeletal Disorders in Traditional Samarinda Sarong Weavers through Workplace Muscle Stre. Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 109–117. https://doi.org/10.31294/jabdimas.v3i2.7508
Sarbiah, A. (2025). Penerapan Pelaksanaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada Karyawan. Health Information, Jurnal Penelitian, 4(2), 65–70. https://doi.org/10.36277/eunoia.v4i2.661
Suryanto, D., Ginanjar, R., & Fathimah, A. (2020). Hubungan Risiko Ergonomi dengan Keluhan Musculoskeletal Disorder (MSDs) Pada Pekerja Informal Bengkel Las di Kelurahan Sawangan Baru dan Kelurahan Pasir Putih Kota Depok Tahun 2019. Promotor Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat, 3(2), 196–203.
Susanti, N., & Septi, A. N. (2016). Penyuluhan Fisioterapi Pada Sikap Ergonomis Untuk Mengurangi Terjadinya Gangguan Musculoskeletal Disoerders (MSDs) di Komunitas Keluarga Desa Kebojongan Kec. Comal Kab. Pemalang. Jurnal ABDIMAS, 2(1), 8–19.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nikmatul Maghfira, Rakhmad Rosadi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.









