Edukasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam Pencegahan Dermatitis Kontak pada Pengrajin Batik Sukapura Kota Tasikmalaya
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmm.v2i11.290Keywords:
Dermatitis Kontak, Edukasi K3, Pengrajin Batik, Pengetahuan, PencegahanAbstract
Batik merupakan salah satu industri tradisional yang memiliki risiko tinggi terhadap paparan bahan kimia yang dapat menyebabkan dermatitis kontak pada pekerja. Rendahnya pengetahuan dan kesadaran terhadap keselamatan dan kesehatan kerja (K3) menjadi faktor yang meningkatkan risiko tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan pengrajin batik terkait pencegahan dermatitis kontak serta menganalisis efektivitas edukasi K3 dalam meningkatkan pengetahuan tersebut. Metode yang digunakan adalah pre-experimental dengan pendekatan one group pre-test post-test pada 30 pengrajin batik di Sukapura, Kota Tasikmalaya. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah edukasi yang diberikan melalui metode ceramah dan media leaflet. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 49,57 menjadi 77,70 setelah edukasi. Uji Paired Sample T-Test menunjukkan perbedaan yang signifikan (p = 0,001). Kesimpulan menunjukkan bahwa edukasi K3 efektif dalam meningkatkan pengetahuan pengrajin batik mengenai pencegahan dermatitis kontak. Edukasi yang berkelanjutan diperlukan untuk meningkatkan kesadaran dan perilaku kerja yang lebih aman.
References
Febriana, S. A., Erdina, Dewi, K., Ridora, Y., Anggraeni, A., Indrastuti, N., et al. (2023). Risk factors of occupational skin diseases among traditional batik manufacturing workers in Yogyakarta, Indonesia. BMC Research Notes, 16(1), 2. Diakses dari: https://bmcresnotes.biomedcentral.com/articles/10.1186/s13104-022-06105-0
Febriana, S. A., Ridora, Y., Indrastuti, N., Dewi, K., Erdina, Oginawati, K., et al. (2023). Hazard identification and the prevalence of occupational skin disease in Indonesian batik workers. Scientific Reports, 13(1), 5231. Diakses dari: https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC10063566/
Hasanah, M., & Rifai, M. (2021). Hubungan personal hygiene dan penggunaan APD dengan keluhan dermatitis kontak pada pembatik warna sintetis di Giriloyo Kabupaten Bantul. HEARTY: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(1), 9–20. Diakses dari: https://ejournal.uika-bogor.ac.id/index.php/Hearty/article/view/4569
Mowad, C. M., Anderson, B., Scheinman, P., et al. (2016). Allergic contact dermatitis: Patient management and education. Journal of the American Academy of Dermatology, 74(6), 1043–1054. Diakses dari: https://www.jaci-inpractice.org/article/S2213-2198(20)30814-X/abstract
Hasanah, M., & Rifai, M. (2021). Hubungan personal hygiene dan penggunaan APD dengan keluhan dermatitis kontak pada pembatik warna sintetis di Giriloyo Kabupaten Bantul. HEARTY: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(1), 9–20. Diakses dari: https://ejournal.uika-bogor.ac.id/index.php/Hearty/article/view/4569
Mowad, C. M., Anderson, B., Scheinman, P., et al. (2016). Allergic contact dermatitis: Patient management and education. Journal of the American Academy of Dermatology, 74(6), 1043–1054. Diakses dari: https://www.jaci-inpractice.org/article/S2213-2198(20)30814-X/abstract
Prayogo, H., Koesyanto, H., Puspita, R., & Ariani, R. (2024). Hubungan pemakaian alat pelindung diri dengan kejadian dermatitis kontak pada pengrajin batik. Indonesian Journal of Public Health and Nutrition, 4(1), 78–82. Diakses dari: https://journal.unnes.ac.id/journals/IJPHN/article/download/9658/973
Rahmadhani, E. F., Putri, V. Z., Purwitasari, S., et al. (2026). Pendampingan prosedur keselamatan kerja home industry batik di Kelurahan Sampangan, Kota Pekalongan. Jurnal Pustaka Mitra. Diakses dari: https://jurnal.pustakagalerimandiri.co.id/index.php/pustakamitra/article/view/1632
Srinivas, C. R., & Sethy, M. (2022). Occupational dermatoses. Indian Dermatology Online Journal, 14(1), 21–31. Diakses dari: https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC9910518/
Umborowati, M. A., et al. (2022). Implementation of education to batik workers about contact dermatitis in Tanjung Bumi, Bangkalan, Madura, Indonesia. International Journal of Health Sciences, 6(S9). Diakses dari: https://sciencescholar.us/journal/index.php/ijhs/article/view/12764
Zack, B., Arrandale, V. H., & Holness, D. L. (2017). Preventing occupational skin disease: A review of training programs. Dermatitis, 28(3), 169–182. Diakses dari: https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/28509714/
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nasfa Sabilatul ‘Ula, Dwi Sepriyanti, Moch Boby Satria, Arif Fauzan, Mohamad Fajar Septian

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.









