Penguatan Kapasitas melalui Pelatihan Manajemen Risiko sebagai Upaya Peningkatan Mutu di Rumah Sakit
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmm.v2i9.276Keywords:
manajemen risiko, keselamatan pasien, pelatihan, mutu pelayanan, rumah sakitAbstract
Peningkatan Mutu merupakan salah satu aspek krusial dalam penyelenggaraan layanan rumah sakit. Manajemen risiko merupakan salah satu program mutu yang menjamin keselamatan pasien, namun implementasi manajemen risiko masih menghadapi berbagai kendala, termasuk keterbatasan pelatihan dan belum optimalnya budaya pelaporan insiden. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan melalui pelatihan manajemen risiko di Rumah Sakit Bhayangkara Banda Aceh. Metode yang digunakan berupa pelatihan terstruktur yang disertai evaluasi pre-test dan post-test pada 35 staf dari berbagai unit pelayanan. Materi disampaikan melalui ceramah interaktif, diskusi kasus, serta praktik langsung penyusunan risk register dan profil risiko berbasis lembar kerja Excel terintegrasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta serta tersusunnya daftar risiko dan rencana tindak lanjut pada masing-masing unit pelayanan. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan pelatihan yang aplikatif efektif dalam memperkuat kompetensi tenaga kesehatan dalam pengendalian risiko. Kegiatan ini penting sebagai langkah awal penguatan budaya keselamatan pasien dan berpotensi dikembangkan menjadi program berkelanjutan di rumah sakit.
References
Agency for Healthcare Research and Quality. (2020). TeamSTEPPS 2.0: Strategies and tools to enhance performance and patient safety. https://doi.org/10.23970/AHRQEPCCER207
Dimitrov, R. B., & Rumrill, P. D. (2020). Pretest–posttest designs and measurement of change. Work, 66(2), 255–264. https://doi.org/10.3233/WOR-203173
Hussein, M., Pavlova, M., Ghalwash, M., & Groot, W. (2021). The impact of hospital accreditation on the quality of healthcare: A systematic literature review. BMC Health Services Research, 10(21), 1-12. https://doi.org/10.1186/s12913-021-07097-6
Idayanti., Sabil, T. M., Mukhlis., Masri., Taher, R., Muhammad, D. F., Bongakaraeng., Yusnilawati., Novilla, A., Meliana., Jannah, F., Alhuda., Alya, F. P., Harikedua, V. T., & Gressia, R. G. G. (2024). Buku ajar patient safety. Media Pustaka Indo.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/1596/2024 tentang Standar Akreditasi Rumah Sakit. Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 80 Tahun 2020 tentang Komite Mutu Rumah Sakit. Kementerian Kesehatan RI.
Kim, S. W., et al. (2021). Effectiveness of simulation-based patient safety training: A systematic review. BMC Medical Education, 21(1). https://doi.org/10.1186/s12909-021-02565-0
Organisation for Economic Co-operation and Development. (2020). The economics of patient safety 2020: Strengthening a value-based approach to reducing patient harm. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/be07475e-en
Tocco-Tussardi, L. M., et al. (2022). Impact of patient safety education on safety culture: A longitudinal study. International Journal of Environmental Research and Public Health, 19(3). https://doi.org/10.3390/ijerph19031678
World Health Organization. (2021). Global patient safety action plan 2021–2030: Towards eliminating avoidable harm in health care. https://doi.org/10.4060/cb4888en
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rosa Galica Gita Gressia, Brury Apriadi Husaini

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.









