Membangun Kesadaran Remaja terhadap Risiko Pinjaman Online Ilegal Melalui Kuis Interaktif Digital
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmm.v2i1.131Keywords:
literasi digital, pinjaman online ilegal, remaja, kuis interaktif, pengabdian masyarakatAbstract
Pesatnya perkembangan teknologi digital telah memunculkan tantangan baru dalam bentuk penyalahgunaan layanan keuangan digital, salah satunya adalah pinjaman online ilegal (pinjol ilegal). Remaja sebagai pengguna aktif teknologi digital menjadi kelompok yang sangat rentan terhadap praktik pinjol ilegal yang tidak diawasi oleh OJK. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membangun kesadaran remaja terhadap bahaya pinjol ilegal melalui pendekatan edukatif yang partisipatif dan menyenangkan, yaitu kuis interaktif digital. Kegiatan dilaksanakan di wilayah Serua, Kota Depok, dengan melibatkan 33 peserta remaja. Materi edukasi meliputi pengenalan pinjol, ciri-ciri ilegalitas, dampak psikologis dan sosial, serta strategi pencegahan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta yang signifikan, sebagaimana tercermin dari hasil kuis dan diskusi kelompok. Metode kuis interaktif terbukti mampu meningkatkan partisipasi aktif remaja serta efektivitas penyampaian pesan literasi digital. Kegiatan ini berhasil membentuk kesadaran kolektif dan kesiapsiagaan remaja dalam menghadapi ancaman digital berbasis pinjol ilegal.
References
Arifin, Z., & Nasution, M. (2022). Efektivitas literasi digital berbasis komunitas dalam meningkatkan kesadaran keuangan remaja. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 65–75. https://doi.org/10.31289/jpkm.v4i1.6574
CNBC Indonesia. (2024). 52 Persen Kredit Macet di Pinjol Milik Gen Z & Milenial. Diakses dari https://www.cnbcindonesia.com
Fitriani, R., Lestari, A. D., & Handayani, S. (2021). Media interaktif sebagai inovasi edukasi keuangan generasi muda. Jurnal Ilmu Komunikasi, 19(2), 145–159. https://doi.org/10.24002/jik.v19i2.5026
Khairuddin, R., & Santosa, H. (2021). Penguatan literasi digital di kalangan remaja melalui edukasi interaktif. Jurnal Literasi Digital dan Budaya Masyarakat, 2(2), 45–59. https://doi.org/10.33506/jldbm.v2i2.1215
Mulyadi, M. (2011). Penelitian kuantitatif dan kualitatif serta pemikiran dasar menggabungkannya. Jurnal Studi Komunikasi dan Media, 15(1), 127–138.
Nasution, M. I., & Rasyid, M. (2023). Literasi digital dan ancaman kejahatan siber pada remaja. Jurnal Sosial Teknologi, 5(1), 33–45. https://doi.org/10.30998/jst.v5i1.9871
Ningsih, S., & Safitri, D. (2021). Edukasi keuangan digital sebagai upaya pencegahan perilaku konsumtif siswa. Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial, 10(2), 134–142.
Otoritas Jasa Keuangan. (2024). Statistik Fintech Lending 2024. Diakses dari https://www.ojk.go.id
Prasetyo, D. A., & Permana, R. (2020). Analisis tingkat literasi digital siswa terhadap risiko kejahatan finansial online. Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Humaniora, 9(2), 89–97. https://doi.org/10.22225/jr.9.2.2020.89-97
Prasetyo, D. A., & Widodo, W. (2020). Media interaktif berbasis kuis sebagai inovasi pembelajaran literasi keuangan. Jurnal Inovasi Pendidikan Ekonomi, 10(1), 12–21. https://doi.org/10.26740/jipe.v10n1.p12-21
Putra, I. G. B. A., & Mulyana, D. (2020). Komunikasi partisipatif dalam pengembangan masyarakat: Studi pada program literasi digital. Jurnal Ilmu Komunikasi, 18(2), 153–168. https://doi.org/10.24002/jik.v18i2.3567
Rachmawati, R., & Putri, A. R. (2022). Pengaruh media kuis digital terhadap efektivitas pembelajaran ekonomi siswa SMA. Jurnal Edukasi Ekonomi, 6(1), 12–20.
Santoso, A., Hidayati, N., & Amalia, R. (2021). Peran interaktivitas dalam media literasi digital untuk Generasi Z. Jurnal Komunikasi dan Teknologi, 3(2), 101–110.
Sari, D. N., & Handayani, S. (2022). Efektivitas edukasi keuangan melalui model partisipatif pada generasi muda. Jurnal Ekonomi dan Pendidikan, 5(3), 78–89.
Siyoto, S., Sodik, M. A., & Setiawan, D. (2015). Dasar metodologi penelitian. Yogyakarta: Literasi Media Publishing.
Susanto, E., & Nugroho, T. (2020). Kolaborasi multi pihak dalam pemberdayaan masyarakat digital. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 6(1), 21–28.
Tempo.co. (2024). 34 Persen Gen Z Tercatat Pernah Akses Pinjaman Online. Diakses dari https://www.tempo.co
Wibowo, F., & Febriyani, A. (2023). Perilaku remaja dalam mengakses layanan pinjaman digital: Studi perbandingan Gen Z dan Milenial. Jurnal Riset Keuangan dan Teknologi, 4(2), 67–75.
Widodo, R., & Astuti, R. (2020). Literasi keuangan di era digital: Tantangan dan strategi untuk remaja. Jurnal Sosial Humaniora, 11(1), 33–42.
Widyastuti, S., & Rahardjo, M. (2023). Literasi keuangan digital untuk remaja: Studi empiris di sekolah menengah atas Kota Yogyakarta. Jurnal Riset Keuangan dan Pendidikan, 5(1), 45–58. https://doi.org/10.25077/jrkp.v5n1.p45-58.2023
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Fatkhuri Fatkhuri, I Nyoman Aji Suadhana Rai, Abdul Ghofur, M. Chairil Akbar Setiawan, Priyono Sadjijo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.









