Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Dayak Bidayuh melalui Pengembangan Model Pembiayaan Berkelanjutan Berbasis Kearifan Lokal: Studi Kasus Gawai Sowa di Perbatasan Bengkayang
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmm.v1i12.112Keywords:
pembiayaan berkelanjutan, kearifan lokal, Dayak Bidayuh, gawai sowa, pemberdayaan ekonomiAbstract
Kegiatan ini bertujuan mengembangkan model pembiayaan berkelanjutan berbasis kearifan lokal untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat Dayak Bidayuh di wilayah perbatasan Bengkayang. Metode kegiatan menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik Forum Group Discussion (FGD) melibatkan Kepala Perbatasan Bengkayang dan tokoh masyarakat Dayak Bidayuh, serta analisis partisipatif terhadap praktik ekonomi dalam tradisi Gawai Sowa. Data dikumpulkan melalui observasi partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi selama periode Mei-Juni 2025. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa tradisi Gawai Sowa memiliki potensi ekonomi yang belum optimal, dengan sistem gotong royong dan solidaritas sosial yang dapat ditransformasi menjadi model pembiayaan mikro berbasis komunitas. Model yang dikembangkan mengintegrasikan prinsip keuangan syariah dengan nilai-nilai kearifan lokal, menciptakan skema pembiayaan yang berkelanjutan dan inklusif. Kesimpulan kegiatan menunjukkan bahwa pengembangan model pembiayaan berkelanjutan berbasis kearifan lokal dapat meningkatkan akses masyarakat terhadap sumber daya finansial sambil mempertahankan identitas budaya.
References
Abdullah, R., & Sari, M. (2022). Indigenous Financial Systems and Sustainable Development: Evidence from Indonesian Border Communities. Journal of Sustainable Finance, 8(2), 45-62.
Ahmed, H., & Hassan, M. K. (2020). Islamic Microfinance: Moving Beyond Financial Inclusion. Journal of Islamic Economics, 14(2), 89-105.
Badan Pengelola Perbatasan. (2022). Strategi Pembangunan Ekonomi Wilayah Perbatasan Indonesia 2020-2024. Jakarta: Kementerian Dalam Negeri.
Dayak, A. B., & Kalimantan, B. (2023). Dimensi Ekonomi dalam Tradisi Gawai Sowa: Analisis Antropologi Ekonomi Masyarakat Dayak Bidayuh. Jurnal Antropologi Kalimantan, 15(2), 78-95.
Handayani, S., & Wijayanti, R. (2023). Tantangan Implementasi Model Pembiayaan Berbasis Kearifan Lokal di Indonesia. Indonesian Journal of Community Development, 11(1), 34-48.
Hidayat, A., Supriyanto, B., & Maharani, C. (2022). Adaptasi Kearifan Lokal dalam Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Adat: Studi Multi-Kasus di Indonesia Timur. Jurnal Pembangunan Daerah, 18(3), 156-172.
International Labour Organization. (2021). Indigenous Financial Systems in Southeast Asia: Sustainability and Innovation. Geneva: ILO Publications.
Mulyadi, S., & Prasetyo, D. (2021). Inklusi Keuangan di Daerah Terpencil Indonesia: Analisis Kesenjangan dan Solusi. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 22(2), 45-61.
Polanyi, K. (1944). The Great Transformation: The Political and Economic Origins of Our Time. Boston: Beacon Press.
Purwanto, A., & Susilo, H. (2020). Marginalisasi Ekonomi dan Erosi Budaya Masyarakat Adat Indonesia: Sebuah Tinjauan Komprehensif. Sosio Konsepsia, 9(3), 234-250.
Rahman, S., Wijaya, I., & Pratama, D. (2022). Microfinance and Cultural Values: Developing Community-Based Financial Models. International Review of Social Economics, 15(4), 112-128.
Sari, L., & Wahyuni, E. (2023). Empowerment of Indigenous Communities through Cultural-Based Economic Development. Journal of Community Development, 9(1), 23-39.
Sen, A. (2019). Development as Freedom: Capabilities Approach in the 21st Century. Oxford: Oxford University Press.
Tanjungpura, U. (2024). Pemberdayaan Masyarakat Perbatasan: Perspektif Manajemen Kolaboratif. Pontianak: Untan Press.
Wibowo, A., & Kusuma, H. (2021). Sustainable Financing Models for Rural Communities: Lessons from Southeast Asia. Rural Development Quarterly, 18(2), 87-103.
Wijaya, P., & Susanto, A. (2022). Model Lumbung Ekonomi Berbasis Tradisi Lokal: Pembelajaran dari Nusa Tenggara Timur. Jurnal Ekonomi Kerakyatan, 17(4), 203-219.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Gusti Hardiansyah, Rully Arestha, Febriana Louw, Anwar Azazi, Bayu Fahmi Adiananta

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.









