Penguatan Literasi Digital bagi siswa SMK Markus Tangerang dalam Memilah Berita di Era Media Sosial
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmm.v1i11.109Keywords:
hoaks, literasi digital, verifikasi informasi, media sosial, pelajarAbstract
Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di SMK Markus Tangerang dengan tujuan untuk meningkatkan literasi digital siswa, khususnya dalam mengenali dan menangani hoaks di media sosial. Hoaks merupakan tantangan serius di era digital karena penyebarannya yang cepat dan luas, terutama di kalangan remaja yang aktif menggunakan media sosial. Oleh karena itu, diperlukan edukasi yang membekali generasi muda dengan kemampuan berpikir kritis dan keterampilan verifikasi informasi agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak valid.Program pengabdian ini terdiri atas dua tahapan utama. Tahap pertama adalah perencanaan, yang mencakup identifikasi kebutuhan peserta, penyusunan materi pelatihan yang relevan dan mudah dipahami, serta koordinasi dengan pihak sekolah dan narasumber ahli. Tahap kedua adalah pelaksanaan kegiatan, yang dilakukan melalui metode ceramah interaktif dan diskusi kelompok, agar peserta lebih aktif dalam memahami materi dan berbagi pengalaman.Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran peserta terhadap keberadaan hoaks dan pentingnya literasi digital. Peserta menunjukkan peningkatan kemampuan dalam membedakan informasi benar dan palsu, meskipun masih ditemukan rendahnya penggunaan situs pengecekan fakta secara aktif. Hal ini menjadi catatan untuk perlunya pelatihan lanjutan yang lebih menekankan pada aspek teknis verifikasi informasi digital.Secara keseluruhan, program ini memberikan dampak positif dalam membentuk sikap kritis siswa terhadap informasi yang diterima di media sosial serta mendorong terciptanya budaya digital yang sehat di lingkungan sekolah.
References
A’yuni, Q. Q. (2015). Literasi Digital Remaja Di Kota Surabaya. Jurnal Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Airlangga Surabaya, 4(2), 1–15. http://journal.unair.ac.id/literasi-digital-remaja-di-kota-surabaya-article-9195-media-136-category-8.html
Barlian, A., Gushevinalti, & Budiman, D. A. (2025). Penyajian Faktor Layak Berita Pada Rubrik Mata Lokal Memilih Di Media Tribunbengkulu.com. Jurnal Kaganha, 9(1).
Effendy, E., Zakaria, Azlisa, & Anggarana. (2023). Dasar Dasar Penulisan Berita. Jurnal Pendidikan Dan Konseling, 5(2), 4042–4044. https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jpdk/article/view/13888
Fachruddin, A. (2017). Dasar-dasar Produksi Televisi: Produksi Berita, Feature, Laporan Investigasi, Dokumenter dan Teknik Editing. Kencana. https://books.google.co.id/books?id=0KRPDwAAQBAJ
Marwan, M. R., & Ahyad. (2021). Analisis Penyebaran Berita Hoax di Indonesia. Jurnal Universitas Islam Sumatera Utara.
Masduki, M., & Prastya, N. M. (2022). Perubahan Pola Kerja Jurnalistik Pasca COVID-19 dan Penurunan Kualitas Berita di Indonesia. Jurnal Ilmu Komunikasi, 19(3), 266.
Najemi, A., Munandar, T. I., & Prayudi, A. H. (2021). Bahaya Penyampaian Berita Bohong Melalui Media Soaial. Jurnal Karya Abdi, 5(3), 575–582.
https://online-journal.unja.ac.id/JKAM/article/view/16646
Nurhaliza, S. D. (2024). Dampak Negatif Hoax di Media Sosial Ditinjau dari Sila Ketiga. Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdi Implementasi Pancasila.
Ristiana, G., & Solihati, N. (2025). Pemanfaatan Berita Online Cnbc Pembelajaran Bahasa Indonesia. 15(1), 12–18.
Sabrina, A. R. (2018). Literasi Digital Sebagai Upaya Preventif Menanggulangi Hoax. Journal of Communication Studies, 31–46.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Shenthya Winarty

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.









