Peningkatan Kapasitas dan Jejaring Petugas Ambulans Melalui Ghatering Mobil Siaga Desa : Studi Kasus RSU PKU Muhammadiyah Amanah Sumpiuh
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmm.v1i11.104Keywords:
ambulan desa, pelatihan komunitas, jejaring kesehatan, kegawatdaruratan, sistem rujukanAbstract
Kegiatan petugas ambulans di tingkat desa memiliki peranan krusial dalam mendukung sistem rujukan kesehatan primer, terutama dalam penanganan kasus kegawatdaruratan di wilayah pedesaan. Namun, penguatan kapasitas dan jejaring antar petugas ambulans desa masih minim perhatian. Pengabdian Masyarakat ini bertujuan mendeskripsikan kegiatan Gathering Ambulans Desa yang diselenggarakan oleh RSU PKU Muhammadiyah Amanah Sumpiuh sebagai bentuk intervensi non-formal dalam meningkatkan kompetensi dan kolaborasi petugas ambulans. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Kegiatan yang melibatkan 99 peserta dari 52 desa ini terdiri dari pelatihan BHD, sesi diskusi interaktif, dan sosialisasi layanan RS. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap penanganan kegawatdaruratan serta terbentuknya jejaring lintas desa. Kegiatan ini bisa dijadikan contoh untuk diterapkan kembali sebagai model penguatan sistem kesehatan komunitas. Kegiaitan pengabdian ini menyarankan integrasi pelatihan komunitas dalam perencanaan kebijakan kesehatan daerah.
References
Farida, N., & Setyawan, H. (2023). Burnout dan Stres Psikologis pada Petugas Ambulans di Wilayah Rural. Jurnal Psikologi Kesehatan,8(1),67–78.
Handayani, S. W., & Kurniawan, R. (2020). Pentingnya Jejaring Lintas Sektor dalam Kesiapsiagaan Bencana. Jurnal Manajemen Bencana Indonesia, 6(2), 45–56.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2014). Analisis Data Kualitatif: Buku Sumber tentang Metode metode Baru. Jakarta: UI Press.
Ningsih, L., Wardhana, A., & Prabowo, R. (2023). Sistem Rujukan Darurat dan Tantangannya di Wilayah Cilacap. Jurnal Kesehatan Primer, 9(3), 113–125.
Nugroho, A., & Sari, K. D. (2021). Peran Ambulans Desa dalam Sistem Rujukan Pelayanan Kesehatan Primer di Indonesia. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 9(2), 95–102.
Prasetyo, R., & Maulida, I. (2021). Pelatihan Terintegrasi Kegawatdaruratan Berbasis Komunitas. Jurnal Manajemen Kesehatan Masyarakat, 7(2), 77–88
Putri, A. M., & Yuliana, D. (2021). Evaluasi Program Penguatan Petugas Ambulans di Wilayah Rural. Jurnal Kebijakan Kesehatan, 11(2), 44–59
Rahmatillah, A., & Yusuf, M. (2023). Efektivitas Pelatihan Basic Life Support pada Petugas Non-Medis Di Pedesaan. Jurnal Kesehatan Darurat, 5(1), 22–30.
Wenger, E. (2002). Communities of Practice: Learning, Meaning, and Identity. Cambridge University Press.
Wijaya, R. P., & Ardiansyah, H. (2022). Pengembangan Kompetensi Petugas Layanan Gawat Darurat Melalui Pelatihan Komunitas. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 18(1), 55–63.
World Health Organization. (2022). Community Engagement for Emergency Health Systems.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Crodia Hernandes, Kristia Putri Cinarty

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.









